Sabila Network - Di Jawa tengah pada Kamis 21 April 2016 (sekarang) seluruh polwan (polisi wanita) dan pegawai negeri sipil di lingkungan tersebut mengenakan kebaya tradisional.
Polwan yang biasanya mengenakan pakaian seragam, sekarang mengenakan kebaya dengan dipadukan sanggul ataupun jilbab. Penampilan ini pun menjadi perhatian bagi sebagian pengguna jalan.
Meskipun menggunakan kebaya, mereka tetap melaksanakan tugas pokoknya, yaitu melayani masyarakat. Ini merupakan bentuk penghargaan dalam perjuangan emansipasi wanita.
Kebaya merupakan simbol dari perempuan. Apapun pekerjaannya, mereka tetap menjadi istri bagi suaminya dan ibu bagi anak-anaknya.
Ipda Harti menyebut ada 50 orang Polwan dan PNS wanita yang mengenakan kebaya. Mereka tersebar dalam tugas pelayanan, partoli, pengaturan lalu lintas, dan reserse.


This post have 0 comments
EmoticonEmoticon