-->

Thursday, July 6, 2017

5 Alasan Kenapa Palangkaraya Selalu Menjadi Pilihan Untuk Dijadikan Ibukota

author photo

Seperti yang kita ketahui, banyak wacana tentang pemindahan ibukota, dan sepertinya pemerintah semakin bulat dengan keputusan ini untuk menjadikan Palangkaraya sebagai ibukota. Menurut data menyebutkan, pada lebaran 2017 pendatang baru datang ke Jakarta salmpai 15 juta orang. Jakarta sudah semakin tua dan sudah tidak mampu lagi menampung penghuni dan harus segera dibuatkan rencana penyelamatan diri. Rencana pemindahan ibukota ke Kalimantan adalah menjadi pilihan terbaik.

Sejak isu pemindahan ibukota ini muncul, Palangkaraya yang terletak di Kalimatan Tengah selalu menjadi pilihan pertama. Padahal kota-kota lain seperti Palembang, Jayapura, atau Makassar juga tidak kalah kerennya. Namun pastinya ada alasan kenapa Palangkaraya selalu menjadi primadona. Berikut adalah 5 Alasan Kenapa Palangkaraya Selalu Menjadi Pilihan Untuk Dijadikan Ibukota.

1. Wacana pemindahan ibukota ke bukanlah hal yang baru. Sejak Presiden pertama, Palangkaraya selalu menjadi pilihan pertama


Palangkaraya memiliki sisi historis yang sangat kental. Sejak dulu saat Indonesia berdiri, Palangkaraya sudah menjadi pilihan pertama dalam rancangan Presiden Soekarno. Waktu itu Presiden Soekarno juga mempertimbangkan Sulawesi, tapi pada akhirnya tetap memilih Palangkaraya. Sebagai negara yang baru saja memerdekakan diri dari penjajahan, Indonesia perlu membuat satu simbol kebebasan. Salah satunya adalah memiliki ibukota baru yang dibangun oleh anak negeri karena Jakarta adalah pusat negara yang dibangun oleh Belanda.

Karena minimnya fasilitas di Palangkaraya dan masih banyaknya aktivitas Internasional yang harus dilakukan Bung Karno, rencana pemindahan ibukota pun gagal.

2. Pemindahan ibukota haruslah berada di luar Jawa. Karena percuma kalau memindahkan ibukota ke kota-kota yang sama macetnya

Mengatasi kemacetan ibukota (sumber: okezone.com)
Banyak yang tidak setuju ibukota dipindahkan ke Palangkaraya, ada yang menginginkan "Kenapa tidak dipindahkan Jogja atau Bandung saja?". Yang perlu kamu ketahui, pulau Jawa saat ini sudah terlalu padat penduduknya. Kota-kota besar seperti Surabaya, Jogja, Semarang, ataupun Bandung sudah sama macetnya seperti Jakarta. Yang pastinya percuma kalau ibukota dipindahkan ke salah satu kota besar di Pulau Jawa. Sementara itu Indonesia punya banyak sekali wilayah lain di luar Pulau Jawa yang memenuhi kriteria.

3. Posisi ada berada di tengah-tengah Indonesia. Jadi tidak akan berat sebelah

Sumber: lihat.co.id
Palangkaraya adalah ibukota provinsi Kalimantan Tengah. Posisinya tepat berada di tengah-tengah Indonesia, tidak jauh dari Jakarta dan tidak jauh dari Jayapura. Posisi yang strategis ini pastinya membuat perhatian pemerintah pusat agar menjadi lebih adil dan tidak berat sebelah. Bila rencana ini benar-benar berjalan, semoga kelak daerah-daerah yang terabaikan karena terlalu jauh dari pusat pemerintahan bisa segera mengejar ketertinggalannya.

4. Palangkaraya juga daerah yang relatif aman dari gempa dan bencana

Sumber: nasionalisme.co
Sebagai pusat pemerintahan suatu negara, aman dari bencana tentu menjadi nilai plus. Palangkaraya yang berada di luar ring of fire, atau daerah rawan bencana gunung berapi ataupun gempa bumi. Secara geografis, Palangkaraya terdiri dari dataran yang datar minim gunung api. Posisinya juga tidak dekat dengan daerah pertemuan dua lempeng tektonik. Tak seperti Jakarta yang rawan banjir, Palangkaraya yang dekat dengan Khatulistiwa juga punya cuaca yang aman.

Selain itu, daratannya yang luas juga sangat menguntungkan untuk sisi pertahanan. Di Kalimantan yang juga dekat dengan perbatasan, mungkin pemerintah bisa membantun benteng pertanahan. Sesuatu yang mustahil dibangun di Jakarta yang nyaris seluruh lahannya sudah terisi semua.

5. Sebagai pulau terbesar di Indonesia, penduduk Kalimantan masih terhitung sedikit. Pembangunan dapat digalakkan dengan pemindahan pusat pemerintahan

Sumber: mongabay.co.id
Seperti yang kita tahu, Kalimantan adalah pulau terbesar di Indonesia setelah Papua. Tapi penduduknya masih sangat jarang dibandingkan dengan Pulau yang lain, terutama Jawa dan Bali. Dilansir dari BBC, Palangkaraya luasnya 2400 km persegi sementara daerah yang tuntas dibangun baru sekitar 50 km persegi. Karena itu, pastinya sayang kalau pulau yang luas dan subur ini tidak dimanfaatkan dengan baik. Selain itu Kalimantan memiliki banyak wilayah yang menjadi milik negara. Dengan begitu, pemindahan ibukota ini tidak perlu mengambil alih tanah warga.

Rencana pemindahan ibukota negara bukanlah hal yang baru bagi Indonesia. Negara seperti Amerika Serikat, Brazil, Jepang dan Myanmar juga pernah melakukan pemindahan ibukota. Meskipun begitu, rencana ini harus dipikirkan dengan matang. Jika ibukota jadi dipindahkan, Jakarta akan tetap menjadi pusat bisnis jasa dan perdagangan. Mungkin kelak jutaan pendatang akan datang atau pindah ke Kalimantan, jadi tunggu saja pemberitahuan dari pemerintah selanjutnya.

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement