-->

Friday, June 10, 2016

Nail House: Sebutan Untuk Orang Yang Menolak Digusur Di China

author photo

SabilaNetwork - Tingginya angka kelahiran membuat tingkat kebutuhan akan rumah pun meningkat. Orang-orang melakukan berbagai cara untuk dapat memiliki tempat tinggal.

Lahan-lahan kosong kini sudah rata dengan bangunan. Tak banyak lagi lahan menganggur seperti dulu. Namun, ada pemandangan unik yang terjadi di salah satu pemukiman di Nanning, China.

Seorang pemilik rumah di Nanning tidak mau rumahnya digusur. Padahal, di sekeliling rumah yang bisa dikatakan gubug ini sudah dibangun apartemen mewah.

Rumah sederhana yang terletak di Nanning ini biasa disebut Nail House atau rumah kuku. Istilah ini diberikan pada penduduk yang tidak mau rumahnya digusur.

Di Nanning, penggusuran harus dilakukan oleh kedua belah pihak yang sudah sepakat. Dan dilakukan dengan baik antara kedua belah pihak. Tidak boleh ada yang keberatan. Oleh karena itu, gubug di tengah apartemen mewah ini tidak bisa digusur meski hanya sepetak.

Kasus sengketa tanah ini sudah berlangsung selama 10 tahun dan hingga kini masih dalam tahap negosiasi. Pemilik gubug mengatakan bahwa mereka tidak akan pergi dari rumah itu hingga akhir hayat mereka.

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement