![]() |
| Tari gending Sriwijaya (sumber: kompas.com) |
"Ada tujuh lagu yang kami mainkan. Pertama Ombay Akas, Kebile-bile, Indonesia Pusaka, Indonesia Jaya , Pesta, dan Sinar Medley," ujar Direktur Sriwijaya Orchestra Teffy Mayne.
Dia menerangkan, Sriwijaya Orchestra adalah perkumpulan bintang muda Palembang di bidang musik. Selain vokal, ada juga keyboard, gitar, bass, biola, dan lainnya.
"Kami menyebutnya Palembang All Star," tuturnya.
Untuk tampil di acara ini, persiapan yang dilakukan sekitar 3 bulan. Mulai dari koreografi, kostum, sampai kinerja di atas pentas. "Kami tampil untuk kedua kali. Sebelumnya perkenalan bahwa ada Sriwijaya Orchestra," tuturnya.
Dia ingin, pelaku musik di kota Palembang dan sekitarnya dapat eksis lewat musik orchestra. Selain itu, dapat berjaya di daerah sendiri sampai ke tingkat nasional.
Selain Sriwijaya Orchestra, ada yang unik dalam pembukaan Festival Sriwijaya tadi malam. Ribuan pengunjung yang memadati pelataran BKB ini disambut dengan pantun sang Wali Kota, Harnojoyo.
Tidak tanggung-tanggung, Wali Kota Palembang ini memberikan 12 syair pantun. Mulai dari pantun adat, agama, budi, kepahlawanan, kiasan, sampai nasehat.
Harnojoyo mengungkapkan, pantun adalah bahasa sastra nusantara yang diturunkan nenek moyang. Karena itu, pantul kental sekali hubungannya dengan Festival Sriwijaya.
Seusai pantun, acara dilanjutkan dengan pertunjukan kuntau silat dan tari cinta kasih alam. Lalu ada pagelaran fesyen kolosal dan tari budaya, hingga pemukulan gong pertanda dibukanya Festival Sriwijaya.
Festival Sriwijaya adalah kancah memperkenalkan tradisi/budaya dan pariwisata Sumatera Selatan. "Promosi jadi komponen penting. Sebab pada akhirnya dapat memaksimalkan pariwisata dan kebudayaan Sriwijaya," tutur Harnojoyo.


This post have 2 comments
Kota Palembang perasaan sering ngadain acra-acara besar ya. Keren banget.
Replyyoi gan haha
ReplyEmoticonEmoticon